Tentang Mandana

Selamat datang di website saya! Nama saya Mandana, saya lahir di Prancis, tetapi telah tinggal di luar negeri selama lebih dari 15 tahun dan tinggal di antara Bali dan Eropa. Saya selalu bekerja sebagai freelancer di internet dan bila Anda perhatikan, saya adalah penggemar besar menstrual cup. Saya hanya ingin berbagi pengalaman saya dengan menstrual cup dan bagaimana ide website ini datang pada saya.

Saya “sebelum mengenal menstrual cup”?

Saya selalu membenci pembalut, saya merasa pembalut itu tidak higienis, tidak nyaman, sangat membuat saya menjadi tidak seksi, dan jumlah sampah yang mereka hasilkan membuat saya semakin khawatir. Sedangkan tampon, merupakan satu-satunya alternatif lain saya bisa pilih pada saat itu. Namun saya tidak bisa menggunakan tampon tanpa aplikator karena sulit untuk memasukkannya, sehingga saya hanya dapat menggunakan tampon dengan aplikator plastik. Dan kemudian, masalah yang sama terjadi dengan pembungkus dan plastik yang dibuang setelahnya. Hal ini nampak gila bagi saya untuk membuang aplikator yang hanya digunakan selama 3 detik untuk menempatkan tampon yang akan saya pakai selama 4 jam.

Secara naluri, saya merasa bersalah meninggalkan sisa-sisa kapas dari tampon dalam tubuh saya. Terkadang saya sering merasakannya, yang membuat iritasi dan rasa sakit pada saat mengeluarkan tampon. Bau yang dikeluarkan juga tidak enak. Saya beri Anda detailnya, dan saya rasa semua pengguna tampon di luar sana paham dengan apa yang saya katakan di sini.

Sayapun juga tidak terkejut saat ternyata mengetahui bahwa selama ini tedapat kandungan TSS (Toxic Shock Syndrome), serat rayon, dioksin dll pada tampon. Saya tahu bahwa harus ada cara yang lebih baik dan lebih mudah untuk menangani siklus menstruasi!

  • Mengeluarkan tampon
    Saya sering merasa sakit khususnya ketika anda harus menggantinya setiap 4 jam sekali. Hal ini menyebabkan laserasi (kelecetan) mikro ke dinding vagina dan membuat Anda rentan infeksi.
  • Menyingkirkan “barang” itu
    Jika Anda berada di tempat seseorang, akan menjadi hal memalukan bila meninggalkan tampon atau pembalut kotor di tempat sampahnya dan seseorang baru akan mengangkat sampah dalam beberapa hari. Tapi apa yang bisa Anda lakukan? Menyimpannya di tas Anda benar-benar bukan pilihan yang tepat. Masalahnya tetap sama, tampon atau pembalut tetap menimbulkan bau di tempat sampah Anda! Di situlah membuat kita tergoda dengan membuangnya ke toilet dan menyebabkan banyak masalah pada saluran pipa serta polusi.
  • Di tempat-tempat umum
    Tempat ini disebut “sampah higienis” (bila tersedia) di mana Anda harus mengambil kertas toilet untuk membungkus tampon atau pembalut yang terdapat noda darah agar noda darah tersebut tertutup dan menyamar dengan sampah-sampah lainnya. Saya selalu bertanya-tanya, apa yang mereka benar-benar mereka lakukan dengan sampah tersebut.
  • Bau
    Tampon atau pembalut, masalahnya tetap sama. Mari kita perjelas: jika Anda menyimpan sesuatu menyerap darah selama berjam-jam dan terkena kontak dengan udara (ya, bahkan jika Anda memakai tampon) ada oksidasi yang tidak bisa dihindari. Itu sebabnya tampon Anda memiliki warna merah tua dan bau yang tidak enak. Semua darah menstruasi akan mempunyai bau seperti ini bila diserap oleh tampon atau pembalut selama berjam-jam. Anda juga dapat mencium baunya kan?
  • Masalah kebocoran
    Ketika tampon atau pembalut (tanpa peduli seberapa besar ukurannya) telah mencapai potensi penyerapan maksimal, maka mereka tidak menyerap lagi dan akan bocor …
  • Kimia
    Ketika saya membandingkan menstrual cup vs tampon, saya membaca banyak artikel tentang TSS (Toxic Shock Syndrome) dan mulai mendengar semua tentang bahan kimia yang digunakan dalam tampon dan pembalut, serta dioksin yang diketahui terkait dengan kanker (bila Anda pikirkan, mengapa dan bagaimana warna tampon begitu putih?). Kapas dan serat rayon pun seringkali tertinggal di dalam vagina Anda, coba Anda celupkan tampon dalam segelas air dan lihat berapa banyak serat yang mengambang di air. Serat yang tertinggal dalam tubuh Anda harus dikeluarkan sendiri oleh tubuh Anda. Tampon terbuat dari sekitar 5% katun dan sisanya adalah Rayon / viscose yang terbuat dari plastik. Ada beberapa merek yang membuat tampon kapas organik 100% tenunan dengan cara yang tidak meninggalkan serat. Hal ini jauh lebih baik tapi dengan tetap bertujuan menyerap aliran darah, akan tetap mungkin menyebabkan TSS. .

Bagaimana saya menemukan menstrual cup?

Pada tahun 2009, saya tinggal di Australia, saya menghampiri toko herbal dan melihat barang kecil ini tampak seperti corong, tertulis sesuatu yang berhubungan dengan “menstruasi” sehingga saya menduga barang ini untuk menstruasi tetapi tidak ada petunjuk bagaimana penggunaannya. Saya sering bepergian dan juga sering menemukan tampon di India. Hal ini membuat saya berpikir utuk mencoba barang kecil ini tetap muat di tas saya dan siap berjaga-jaga pada siklus menstruasi yang akan datang dimana saja dan kapan saja. Saya melakukan sedikit riset online dan membuat saya memutuskan untuk memakainya. Saya tahu ini tidak mungkin lebih buruk dari tampon sehingga layak dicoba.

Ketika saya pertama kali mulai menggunakan menstrual cup, saya harus mengakui, saya cukup tertantang. Saya tidak mengerti bagaimana hal itu bisa menampung darah dengan sendirinya, mengapa saya tidak bisa merasakannya padahal ukurannya lebih besar dari tampon, mengapa tidak bocor dll… Setelah lebih dari beberapa hari akhirnya saya baru yakin. Saya begitu antusias tentang hal itu, saya memberitakan hal ini kepada teman-teman dekat wanita saya dan mendorong mereka untuk membeli dan mencoba menstrual cup!

Kesan pertama saya menggunakan menstrual cup

Merek menstrual cup yang saya gunakan pertama kalinya adalah Divacup. Setelah membaca buku petunjuk seluruhnya, saya tetap berjuang untuk memasukkannya, saya bahkan sempat berpikir saya tidak akan pernah dapat memasukkannya. Saya telah mencoba melipat dan mencobanya dengan beberapa cara, saya bertanya-tanya apakah sudah ditempatkan di tempat yang benar dll … 3 hari kemudian, akhirnya saya dapat memasukkannya dengan benar dan sejak saat itu saya tidak ingin kembali menggunakan pembalut atau tampon lagi. Cobalah untuk mengingat pertama kali Anda dengan tampon, mungkin tidak mudah, begitu juga dengan menstrual cup yang merupakan produk revolusioner dari tampon dan pembalut. Anda mungkin merasa canggung saat beberapa hari pertama tetapi hal tersebut akan lewat seiring berjalannya waktu. Saya yakin Anda akan senang seperti saya dan jutaan orang lainnya dari pengguna cup di luar sana!

Lost Password

Sign Up